Jadwal Agenda Caknun Dan Kyai Kanjeng

Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian-Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap

Selamat Siang Sahabat AyoBerbagi.com,, Anda pasti sudah tidak asing lagi kalau mendengar kata bunga. Nah, pada siang hari ini AyoBerbagi akan membahas tentang bagian-bagian dan struktur anatomi bunga. Dengan penjelasan ini, Anda akan tahu apa saja bagian dari bunga dan bagian-bagian bunga. Anda penasaran kan?? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.


A. Struktur Dan Bagian-Bagian Bunga

1. Struktur Bunga

Struktur bunga terdiri dari beberapa bagian yaitu bagian steril dan bagian reproduktif atau fertil. Bagian steril merupakan bagian bunga yang terdiri dari daun kelopak (setala) dan daun mahkota (petala). Sedangkan keseluruhan setala di sebut dengan kaliks dan bagian keseluruhan petala di sebut dengan korola. Dengan semua itu, terkenal dengan sebutan perhiasan bunga atau sering di sebut periantium.  Untuk bagian reprodktif bunga terdiri dari benang sari atau stamen (mikrosporofil) dan daun buah atau karpela (megasporofil).

2. Bagian-Bagian Bunga

  • Bagian Steril

Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap2 Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap

Bagian steril ini terdiri dari sepala dan petala.  Petala dan Setala hampir sama  dengan struktur daun. Jika Sepala dan petala berdekatan akan membentuk tutup atau operculum yang dapat terbuka sekelilingnya. Selain itu, sepala dan petala juga bisa membentuk dua operkulum yang tepisah, atau mungkin berlekatan, dan membentuk operkulum biasa.

  • Bagian reproduktif
  1. Benang sari ( Stemen)

Pada bagian  benang sari terdiri dari filamen atau tangkai sari dan anthera (kotak sari). Dalam athera terdapat dua lobus yang di dalamnya terkandung serbuk sari. Sedangkan pada epidermis filamen terdapat kutikula dan trikoma terdapat pada spesias tertentu. Kalau anther umumnya berisi 4 kantong sari (mikrosporangia). Keempat kantong sari itu saling berpasangan dalam 2 lobus.

Lapisan pemula terjadi karena  sel sporogen primer membelah mitosis dan membentuk sel induk serbuk sari atau mikrosporofit. Kemudian sel induk serbuk sari membelah meiosis dan membentuk tetrad butir serbuk sari, yaitu 4 mikrospora haploid. Sedangkan kantong sari akan terbuka jika antera endotesium kehilangan air. Pada waktu yang sama, semua sel endotesium juga kehilangan air. Sehingga semua dinding luar melipat dan mengerut dan endotesium mengecil. Dengan begitu, kantong sari pun terbuka.

2. Bakal Buah ( Karpela )

Menurut Teori gonofil oleh Melville (1961), ovarium terdiri atas daun steril dan cabang pembawa ovulum. Sedangkan pendapat dari Meeuse (1966)  mengatakan bahwa ovulum lahir pada sumbu atau homolognya dan tidak pada homolog daun. Berdasarkan teori Carr (1961),tipe ginoesium di bagi menjadi 3 bagian, yaitu :

Apokarpi :  stilus tunggal terdapat pada setiap karpela.

Pseudo-sinkarpi : pembentukan  struktur tunggal berasal dari pelekatan setiap karpela. Sedangkan jalur buluh serbuk sari secara fungsional sama seperti apokarpi.

Eu-sinkarpi : Untuk mencapai ovulum, buluh serbuk dari semua bagian stigma melewati semua karpela. Bahkan dalam ovarium multilokula.
Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap 300x187 Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap
B. Perkembangan Anatomi Bunga
1. Perkembangan Endosperm dan Embrio
Istilah Endosperm sendiri merupakan cadangan makanan untuk embrio. Sedangkan Embrio adalah calon tumbuhan muda. Untuk membentuk endosperma dan embrio, terdiri dari proses fertilisasi atau pembuahan yang dapat terjadi setelah proses polinasi atau penyerbukan.  Polinase yaitu saat butir serbuk sari menempel  di atas kepala putik. Kemudian di sertai dengan proses fertilisasi. Sehingga terbentuklah endosperm dan embrio.
2. Proses Pembuahan
Fertilisasi ganda merupakan pembuahan yang di lakukan oleh satu gamet jantan yang  melebur  sel telur yang menhasilkan zigot. Zigot ini akan berkembang menjadi embrio. Sedangkan pembuahan gamet jantan yang kedua melebur dengan inti sekunder akan membentuk endosperm.
3. Perkembangan Embrio
Perkemabangan embrio di tandai dengan terjadinya dorman yang di alami zigot selama periode tertentu. Selain itu, vokuola besar yang terdapat dalam telur menghilang yang bersamaan dengan  sitoplasma menjadi homogen. Setelah pembelahan inti endo, zigot pun terbelah.
Itulah struktur dan anatomi bunga. Kini Anda sudah tahu kan apa yang di maksud dengan anatomi. Nah, jangan lupa juga untuk membaca artikel kami yang lainnya. Yuk simak juga tentang Manfaat Dan Khasiat Bunga Rosella Untuk Kesehatan. Semoga dengan membaca artikel kami dapat menambah pengetahuan Anda.

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini Di :
| |

Info Terkait : Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian-Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap

Komentari Artikel : Struktur Anatomi Bunga Dan Bagian-Bagiannya Di Jelaskan Secara Lengkap